Wisata dirgantara masih segar di Kota Minyak. Maka, ke depan akan dilakukan evaluasinya dalam tiga bulan.

Ketua Atlet Aerosport Balikpapan Rudi Setiawan mengatakan, kegiatan latihan terbang di pantai dilakukan juga untuk menjaring masyarakat yang berminat serius dengan olahraga ini. Hingga kini telah ada tujuh atlet Balikpapan yang siap melaju ikut serta dalam PON dan kompetisi internasional.

Dia menjelaskan, latihan rutin diadakan akhir pekan di Pantai Kilang Mandiri dan Pantai Manggar. Setidaknya hingga kini telah ada 20 orang yang telah mencoba terbang menggunakan gantole dan paramotor. “Sementara kami punya lima paramotor dan satu gantole,” ucap pemilik restoran Dandito ini.

Dia menambahkan, penjaringan dan peremajaan perekrutan pilot baru akan dilaksanakan selama latihan berlangsung. Sehingga tiga bulan ke depan bagi yang ingin mencoba terbang bersama tidak dipungut biaya. “Kalau orang umum mau naik, belajar ground handling dulu juga bisa. Ada instrukturnya dan masih gratis,” ungkapnya.

Pemberlakuan biaya, kata dia, akan dipertimbangkan setelah mengevaluasi animo masyarakat tentang olahraga dirgantara ini. Kemudian yang serius berminat bergabung dengan olahraga ini perlu mempersiapkan parasut dan mesin sebagai alat pribadi.

“Kalau tahun ini masih kami subsidi. Karena untuk mengenalkan wisata dirgantara. Kalau yang serius bergabung nanti dibicarakan apa dan berapa kebutuhan yang dia harus siapkan. Seperti parasut dan mesin,” paparnya.

Ke depan, dia juga berencana melaksanakan air show di Balikpapan. Supaya masyarakat makin mengenal aero sport. (*/ane/rsh/k18)

Source: Kaltim Post